Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) berpartisipasi aktif dalam kegiatan Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia
Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) berpartisipasi aktif dalam kegiatan Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, pada 9–11 Februari 2026, bertempat di Pusdiklat Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen RI
Kegiatan tahunan ini dihadiri seluruh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia, pejabat eselon I, II, dan III Kemendikdasmen, serta kepala UPT, BPMP, BGTK, dan Balai Bahasa dari seluruh Indonesia. Forum strategis ini menjadi ruang konsolidasi nasional untuk mencermati berbagai program prioritas, merumuskan strategi eksekusi dan adaptasi di daerah, sekaligus berbagi praktik baik serta tantangan implementasi kebijakan pendidikan.
Pada hari pertama, kegiatan dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, dilanjutkan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, serta Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. Dalam pemaparannya, disampaikan sejumlah capaian menggembirakan sektor pendidikan nasional, termasuk penguatan digitalisasi pembelajaran berbasis deep learning atas arahan Presiden Prabowo Subianto melalui penambahan unit interaktif LED panel di sekolah-sekolah.
Pada kesempatan tersebut, perwakilan dari Hulu Sungai Tengah juga dipercaya oleh Tim Humas Kemendikdasmen untuk diwawancarai bersama dua kabupaten lainnya, yakni Lombok Utara dan Bangka Selatan, terkait tema revitalisasi sekolah dan berbagai program inovatif daerah. Hasil wawancara tersebut akan diproses menjadi siaran pers resmi kementerian.
Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan senam pagi “Anak Indonesia Hebat” bersama jajaran pimpinan Kemendikdasmen, kemudian dilanjutkan sidang komisi yang terbagi dalam sembilan tema strategis. Dalam forum tersebut, Disdik HST memilih bergabung pada Komisi 9 dengan tema Pembelajaran Mendalam, Coding dan AI, serta Penguatan Bimbingan Konseling. Tema ini dinilai relevan dengan arah kebijakan daerah dalam memperkuat karakter, adab, dan pembinaan peserta didik sebagai bagian substansial dari filosofi pendidikan.
Sementara itu, pada program revitalisasi sekolah tahun 2026, Hulu Sungai Tengah memperoleh peluang alokasi sebanyak 119 sekolah, menjadikannya calon penerima terbanyak di Kalimantan Selatan. Capaian ini menjadi indikator kuat komitmen daerah dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan.
Pada hari terakhir, perwakilan HST dipercaya membacakan laporan rekomendasi dan isu strategis Komisi 9 dalam sidang pleno penutupan di hadapan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, serta seluruh peserta kegiatan. Dalam arahannya, Wakil Menteri mengapresiasi peran aktif seluruh kepala dinas pendidikan dan menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam mengawal program prioritas Kemendikdasmen.
Melalui konsolidasi nasional ini, Dinas Pendidikan Hulu Sungai Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menyelaraskan visi dan langkah strategis daerah dengan kebijakan nasional, dalam rangka mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia Emas 2045.