Disdik HST dan LKP Murakata Student Center Gelar English Competition 2026, Diikuti 1.604 Pelajar
Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bersama Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Murakata Student Center menyelenggarakan ajang English Competition 2026. Kompetisi bahasa Inggris ini menghadirkan 1.604 pelajar dari tiga kabupaten di Kalimantan Selatan dan digelar hingga tahap babak puncak di Pendopo Bupati HST, Barabai.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik HST, Alam Mappaompo, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai salah satu langkah memperkuat mutu pendidikan sekaligus mengasah kecakapan berbahasa Inggris di kalangan peserta didik. Menurutnya, kompetisi berlangsung selama beberapa hari sebelum akhirnya memasuki babak grand final.
Peserta bertanding dalam tiga cabang lomba, yaitu spelling bee, storytelling, dan speech. Dari total 1.604 peserta, kontribusi terbesar datang dari Kabupaten HST dengan 1.446 pelajar, disusul Balangan sebanyak 89 pelajar, dan Hulu Sungai Selatan (HSS) sebanyak 68 pelajar. Setelah melalui seleksi bertahap, hanya 60 peserta terbaik yang berhak melaju ke babak final. Mereka mewakili beragam jenjang, mulai dari SD, SMP, sampai SMA dan sederajat.
Alam menegaskan bahwa tujuan penyelenggaraan lomba tidak berhenti pada pencarian juara semata. Ajang ini, lanjutnya, menjadi sarana bagi siswa untuk menakar kemampuan diri, menumbuhkan semangat belajar, membangun rasa percaya diri, sekaligus memberi panggung bagi mereka menampilkan potensi terbaik dalam berbahasa Inggris.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan berpijak pada sejumlah landasan hukum, antara lain Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang kurikulum pendidikan dasar dan menengah.
Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang dijanjikan piala, uang pembinaan, hingga peluang memperoleh program pendidikan lanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati HST H. Gusti Rosyadi Elmi memberikan apresiasi atas terselenggaranya kompetisi tersebut. Ia menilai kegiatan semacam ini penting sebagai ruang untuk membentuk kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Menurut Rosyadi, penguasaan bahasa Inggris saat ini merupakan kebutuhan yang tak terelakkan di tengah arus globalisasi, sebab menjadi pintu masuk menuju ilmu pengetahuan, teknologi, serta beragam peluang yang lebih luas. Meski begitu, ia mengingatkan agar kecerdasan selalu diimbangi dengan akhlak yang baik. Menurutnya, orang lain boleh mengagumi kepandaian seseorang, namun penghormatan sejati justru lahir dari akhlaknya.