Angka Numerasi SD HST Tertinggi se-Kalsel, BPMP Jadikan Model Best Practice
Angka Numerasi jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menjadi yang tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan dengan skor 66,29. Capaian ini mengungguli kota besar seperti Banjarbaru (52,63) dan Banjarmasin (51,53), sehingga disebut sebagai anomali positif dan ditandai sebagai best practice bagi daerah lain.
Data tersebut diungkapkan Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalsel Yuli Haryanto dalam Konsolidasi Daerah Provinsi Kalsel 2026 di Hotel Grand Qin, Banjarbaru, Kamis, 26 Februari 2026. Selain numerasi, HST juga masuk peringkat dua literasi Kalsel dengan skor SD 68,05 dan SMP 75,21.
Dalam forum tersebut, Yuli Haryanto memaparkan sembilan program prioritas 2026, di antaranya Revitalisasi Satuan Pendidikan, Digitalisasi Pembelajaran, Penjaminan Mutu Pendidikan, Deep Learning Koding dan AI, serta Penguatan Karakter. "Diharapkan ada komitmen bersama terkait strategi konkret pencapaian target dan terjalinnya jejaring kolaborasi," paparnya.
Kepala Dinas Pendidikan HST Muhammad Anhar bersyukur skor numerasi SD HST dinilai tertinggi se-Kalsel. "Ini berkat kerja sama semua pihak, tentu ada peran dukungan kepala daerah dan seluruh unsur insan pendidikan di HST," ujarnya di ruang kerjanya, Senin, 2 Maret 2026. Ia menegaskan Disdik HST tidak jumawa dan menyadari masih banyak persoalan yang harus digarap serius.
Pada Konsolda tersebut, HST juga menerima tiga penghargaan, yakni Pemda dengan Kinerja Terbaik Pengelolaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, Pemda Terbaik Transformasi Digitalisasi Pembelajaran, dan Pemda Terbaik Pemanfaatan Rapor Pendidikan.
Selain itu, satu penghargaan individu diraih Kepala SDN 1 Barabai Timur Endah Dwi Sulistiyani sebagai Pejuang Digitalisasi Pembelajaran di Provinsi Kalimantan Selatan. Disdik HST berkomitmen menjalankan berbagai program hasil Konsolnas maupun Konsolda 2026 sebaik mungkin.