Logo
Perkuat Kualitas SDM dan Budaya Lokal, Dinas Pendidikan Kab. HST Gelar Soft Launching Murakata SLSC
Rabu, 07 Oktober 2026 26x Dilihat Admin

Perkuat Kualitas SDM dan Budaya Lokal, Dinas Pendidikan Kab. HST Gelar Soft Launching Murakata SLSC


BARABAI — Komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta melestarikan identitas budaya daerah di Bumi Murakata terus digelorakan. Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) secara resmi melaksanakan kegiatan "Soft Launching Lembaga Kursus Murakata Student Learning and Support Centre (MSLSC)" sekaligus "Launching BUTAH BAHARI HST".

Kegiatan penting yang sarat inovasi ini diselenggarakan pada Rabu, 7 Oktober 2026, bertempat di Pendopo Bupati Hulu Sungai Tengah. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, yang pesannya diwakilkan oleh Sekretaris Daerah HST, M. Pajaruddin, serta turut dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan HST, mitra pendidikan, tenaga pendidik, dan berbagai pihak terkait.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem pendidikan serta meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten HST melalui pengembangan kompetensi Bahasa Inggris berstandar internasional, sekaligus upaya nyata dalam melestarikan Bahasa Banjar. Inti dari inovasi ini menghadirkan Murakata SLSC sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan kompetensi, serta BUTAH BAHARI sebagai platform digital yang difokuskan untuk dokumentasi dan revitalisasi Bahasa Banjar.

Dalam program pengembangannya, Murakata SLSC menargetkan peningkatan kompetensi bagi 954 guru dari 250 SD, serta pengembangan English Club di 50 sekolah binaan yang terdiri dari 33 Sekolah Dasar dan 17 Sekolah Menengah Pertama. Langkah strategis ini dinilai sangat penting untuk membentuk generasi HST yang mampu bersaing secara global namun tetap memiliki akar karakter dan identitas budaya daerah yang kuat.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, dan berbagai pihak terkait, Pemerintah Kabupaten HST berharap program Murakata SLSC dan BUTAH BAHARI dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. Harapannya, akses pembelajaran kian meluas, kompetensi guru dan masyarakat semakin meningkat, serta Bahasa Banjar tetap hidup dan lestari di tengah perkembangan teknologi serta perubahan zaman.


Dokumentasi Kegiatan 2

Dokumentasi Kegiatan 3

Bagikan Berita: